Gerak Cepat Pengurus Baru: Madrasah Thawalib Lubuk Jantan Perkuat Digitalisasi dan Tata Kelola Berbasis Kolaborasi

Lubuk Jantan, 3 Agustus 2026 – Baru sehari setelah dilantik sebagai Pengurus Madrasah Thawalib Lubuk Jantan Periode 2026–2029, jajaran pengurus langsung bergerak cepat merealisasikan program kerja perdana. Senin malam (3/8), pukul 20.00–22.00 WIB, Ketua Pengurus Madrasah, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom, memimpin rapat koordinasi bersama Kepala MTsS Thawalib Lubuk Jantan, Kepala MAS Thawalib Lubuk Jantan, para Wakil Kepala Sekolah, Kepala Laboratorium, Tim Media Sosial, serta Tenaga Kependidikan.

Rapat yang berlangsung di lingkungan Madrasah Thawalib Lubuk Jantan tersebut difokuskan pada evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memperkuat digitalisasi tata kelola madrasah, khususnya pada aspek informasi, komunikasi, dokumentasi, dan publikasi kegiatan kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut dilakukan pemetaan terhadap kondisi media digital yang telah dimiliki madrasah. Saat ini MTsS Thawalib Lubuk Jantan telah memiliki website resmi, sementara MAS Thawalib Lubuk Jantan masih dalam tahap persiapan pengembangan website. Selain itu, kedua madrasah juga telah memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai sarana publikasi, namun masih diperlukan peningkatan dari sisi konsistensi pembaruan informasi, kualitas dokumentasi, serta tata kelola konten agar lebih menarik, informatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah rencana migrasi penggunaan domain menuju domain resmi pendidikan sch.id sebagai identitas digital madrasah yang lebih profesional dan terpercaya. Selain itu, tata kelola website akan diperbaiki agar menjadi pusat informasi resmi bagi peserta didik, orang tua, alumni, dan masyarakat. Pengelolaan Instagram akan lebih dioptimalkan melalui pembaruan konten secara berkala, sedangkan Facebook akan difokuskan sebagai media dokumentasi dan publikasi seluruh aktivitas madrasah.

Dalam arahannya, Ketua Pengurus Madrasah, Dr. Ir. Yuhefizar, menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun budaya kerja yang lebih profesional, transparan, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Beliau memperkenalkan pola kepemimpinan yang akan menjadi budaya tata kelola baru di lingkungan Madrasah Thawalib Lubuk Jantan. Pola tersebut dibangun melalui siklus manajemen berkelanjutan yang terdiri atas lima tahapan, yaitu menetapkan setiap kebijakan melalui rapat dan musyawarah, melaksanakan seluruh keputusan dengan penuh tanggung jawab, melakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan sesuai waktu yang telah ditetapkan, melaksanakan pengendalian agar seluruh program tetap berada pada jalur yang benar, kemudian menetapkan berbagai perbaikan dan peningkatan sebagai dasar pelaksanaan program berikutnya.

Menurutnya, siklus tersebut akan terus berulang sehingga budaya organisasi yang terbentuk adalah budaya yang selalu belajar, terus memperbaiki diri, dan berkembang secara berkelanjutan.

“Setiap keputusan harus lahir dari musyawarah. Setelah diputuskan, kita laksanakan bersama dengan penuh tanggung jawab. Kemudian kita evaluasi, kita kendalikan, lalu kita cari apa yang masih perlu diperbaiki. Dengan pola ini, seluruh program madrasah akan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan. Saya ingin membangun budaya kerja yang menjadikan rapat sebagai awal dari setiap langkah, bukan sekadar agenda rutin. Di sinilah seluruh unsur madrasah dapat menyampaikan kendala, memberikan masukan, dan bersama-sama mencari solusi terbaik.”

Beliau juga menegaskan bahwa rapat rutin akan menjadi sarana komunikasi yang sehat di lingkungan madrasah. Setiap permasalahan yang muncul dalam proses akademik maupun tata kelola dapat dibahas secara terbuka sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menjadi keputusan bersama.

Kepala MTsS Thawalib Lubuk Jantan, Bapak Yon Hendri S.Hum, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat pengurus baru yang langsung menyusun langkah konkret untuk memperkuat tata kelola madrasah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh pengurus. Digitalisasi bukan hanya tentang website atau media sosial, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang lebih tertata, terbuka, dan responsif. Kami siap bersinergi agar MTsS Thawalib Lubuk Jantan semakin dikenal sebagai madrasah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islam dan karakter Thawalib.”

Senada dengan itu, Kepala MAS Thawalib Lubuk Jantan, Ibu Rini Mulia Sari.S.Pd, mengungkapkan optimismenya terhadap arah pengembangan media digital yang telah disepakati bersama.

“Kami sangat mendukung program digitalisasi ini. Kehadiran website resmi MAS Thawalib Lubuk Jantan nantinya akan menjadi pusat informasi bagi siswa, orang tua, alumni, dan masyarakat. Kami berharap seluruh guru, tenaga kependidikan, dan tim media dapat berkolaborasi sehingga setiap prestasi, kegiatan, maupun inovasi madrasah dapat terdokumentasi dan dipublikasikan dengan baik. Insya Allah, melalui kebersamaan ini, MAS Thawalib Lubuk Jantan akan semakin maju, dikenal luas, dan menjadi pilihan masyarakat.”

Kesamaan pandangan antara Ketua Pengurus, Kepala MTsS, dan Kepala MAS menunjukkan bahwa transformasi yang sedang dibangun tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada pembentukan budaya organisasi yang mengedepankan kolaborasi, keterbukaan, akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan.

Rapat perdana ini menjadi bukti nyata bahwa amanah kepengurusan baru langsung diwujudkan dalam aksi. Kurang dari 24 jam setelah pelantikan, pengurus telah memulai langkah strategis untuk membangun fondasi transformasi digital madrasah. Penguatan website, optimalisasi media sosial, penggunaan domain resmi sch.id, serta pembentukan budaya tata kelola berbasis siklus manajemen menjadi awal dari perjalanan besar menuju Madrasah Thawalib Lubuk Jantan yang semakin modern, profesional, dan unggul, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta tradisi pendidikan Thawalib yang telah diwariskan sejak lama.

Gerak cepat ini menjadi pesan optimistis bahwa perubahan tidak harus menunggu waktu yang lama. Dengan semangat kebersamaan, komitmen seluruh unsur madrasah, dan dukungan masyarakat, Madrasah Thawalib Lubuk Jantan optimistis mampu menjadi lembaga pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, unggul dalam tata kelola, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Bergerak Cepat, Bersinergi, Berinovasi. Bersama Membangun Madrasah Thawalib yang Unggul, Modern, dan Berkarakter.”

IAII Sumatera Barat


Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) adalah organisasi profesi yang bertujuan meningkatkan kualitas teknologi informasi di Indonesia, melindungi masyarakat dari praktek buruk layanan ahli informatika, meningkatkan kemakmuran, martabat, kehormatan, dan peran ahli informatika Indonesia dalam rangka mencapai tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Profil IAII
About Yuhefizar 284 Articles
just an ordinary person

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*