- Version
- Download 0
- File Size 1.09 MB
- File Count 1
- Create Date 9 Oktober 2026
- Last Updated 9 Oktober 2026
Di Balik Tugu Perang Panta: Menelusuri Jejak Perjuangan dan Ingatan dari Nagari Sariak
Buku kecil ini lahir dari sebuah perjalanan yang tidak direncanakan menjadi apa-apa. Di tepi jalan di kawasan Panta, Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, berdiri sebuah tugu yang bertuliskan "Tugu Perang Panta". Saya sudah beberapa kali melewatinya. Baru pada suatu hari saya benar-benar memperhatikannya, dan sejak hari itu pertanyaan tentang tugu itu tidak mau pergi.
Pertanyaan itu membawa saya kepada sebuah penelitian, sebuah naskah tua yang ditulis pada 1982, kesaksian seorang pejuang yang direkam pada akhir 1981, dan sebuah daftar tiga belas nama. Semakin jauh saya menelusurinya, semakin saya sadar bahwa Perang Panta bukan cerita yang hilang. Ia pernah dicatat, pernah diceritakan, dan pernah diperjuangkan agar tidak dilupakan. Ia hanya terlalu lama tidak dibaca oleh khalayak yang lebih luas.
Karena itu buku ini tidak mengklaim menemukan sesuatu yang baru. Pekerjaan perintis telah dilakukan lebih dahulu oleh Yusra D. dan Agus Salim, oleh para informan dan pelaku sejarah di Sariak, dan oleh Pemerintah Nagari Sariak yang mendirikan serta merawat tugu tersebut. Yang saya coba lakukan adalah membawa kembali bahan-bahan itu kepada pembaca, menempatkannya dalam konteks perjuangan Sumatera Barat masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, lalu merenungkan apa artinya bagi kita hari ini.

Leave a Reply