Hari ini saya mengenakan kaus dengan tulisan “YOUTH”. Bukan karena saya sedang berusaha terlihat muda. Bukan juga karena saya tidak terima dengan bertambahnya usia. Saya memakainya sebagai bentuk perayaan atas satu hal yang tidak pernah bisa diambil oleh waktu dari diri saya: semangat muda.
Saya sadar, banyak orang di usia saya yang justru sudah kehilangan api semangat. Mereka sudah terlalu nyaman dengan rutinitas. Mereka sudah takut mengambil risiko. Mereka sudah berhenti bermimpi besar karena takut gagal. Dan itu, menurut saya, adalah penuaan yang sesungguhnya.
Jiwa muda tidak pernah soal angka. Coba lihat para inovator, seniman, atau atlet yang masih berkarya di usia yang tidak lagi muda secara biologis. Mereka tetap bersemangat, tetap haus belajar, tetap berani mencoba hal-hal baru. Lalu apa bedanya dengan mereka? Satu kata: pilihan. Mereka memilih untuk tidak mematikan api di dalam diri mereka.
Kaus “YOUTH” pagi ini seperti cermin bagi saya. Ia bertanya, “Hei, apakah apimu masih menyala?” Dan jawaban saya dengan lantang: “Ya, masih. Dan akan tetap menyala.” Saya sadar bahwa semangat adalah satu-satunya bahan bakar untuk menjalani hidup yang berarti.
Saya masih suka belajar hal baru, meski di awal terasa canggung. Saya masih suka bermimpi tentang proyek-proyek besar yang ingin saya wujudkan. Semua itu adalah bentuk kemudaan jiwa.
Ada yang bilang, “Semakin bertambah usia, semakin kita harus bijaksana dan tenang.” Saya setuju dengan bijaksana, tapi tidak setuju dengan tenang jika yang dimaksud adalah kehilangan gairah. Bijaksana justru mengajarkan kita untuk lebih menghargai hidup, dan menghargai hidup berarti menjalaninya dengan penuh semangat setiap hari.
Saya percaya, jiwa muda itu menular. Ketika Anda memancarkan energi positif, antusiasme, dan rasa ingin tahu, orang-orang di sekitar Anda akan ikut terbakar semangatnya. Itulah mengapa saya memilih untuk tetap muda, bukan hanya untuk diri saya, tapi juga untuk lingkungan saya.
Bayangkan jika semua orang, di usia berapa pun, memilih untuk tetap bersemangat, tetap belajar, tetap berani bermimpi. Dunia akan dipenuhi oleh orang-orang yang produktif, kreatif, dan bahagia. Bukan dunia yang dipenuhi keluhan, rasa lelah yang tak beralasan, dan sikap “sudahlah” yang membosankan.
Maka, mulai hari ini, saya mengajak Anda, siapa pun Anda, berapa pun usia Anda, untuk memeriksa api dalam jiwa Anda. Apakah ia masih menyala atau hanya tersisa bara kecil? Jika masih menyala, jaga baik-baik. Jika hanya bara, tiup perlahan, beri kayu bakar berupa mimpi-mimpi baru, dan nyalakan kembali.
Jangan pernah biarkan dunia meyakinkan Anda bahwa waktu terbaik sudah lewat. Waktu terbaik adalah sekarang, dengan energi yang Anda miliki saat ini, dengan pengalaman yang sudah Anda kumpulkan, dan dengan keberanian yang mungkin dulu belum Anda punya. Tetaplah muda, dengan caramu sendiri.
Kaus “YOUTH” ini akan saya kenakan dengan bangga. Bukan karena saya ingin terlihat muda, tapi karena saya ingin mengingatkan diri sendiri dan orang lain bahwa semangat muda tidak pernah berakhir. Ia hanya berakhir jika kita memutuskan untuk mematikannya. Dan saya, hari ini dan seterusnya, memilih untuk tetap menyala.


