Pengin Ayam 5 Ekor….

Klik pada Gambar untuk memperbesar

#Cerita di Balik Jalan Pagi

Pengin Ayam 5 Ekor….

Rabu, 29 September 2021, walau cuaca agak mendung, kami (saya dan si kecil) tetap berupaya untuk jalan santai pagi ini, karena hari sebelumnya tidak sempat untuk jalan santai karena ada deadline kerja yang mesti dituntaskan. Pagi ini, kami jalan kaki disepanjang jalan utama Kel. Koto Lalang dan sekali-kali masuk ke jalan-jalan setapak sambil menikmati keindahan alam Koto Lalang dan tentunya bertemu dengan warga.

Disalah satu sudut perjalanan kami pagi ini, menarik hati ini untuk mampir dan cerita dengan penghuni rumah. Dari beberapa kali jalan pagi, sebenarnya sudah beberapa kali juga melewati rumah ini, namun entah kenapa baru hari ini hati tergerak untuk mampir sejenak, bertemu dengan sang ibuĀ  punya rumah yang sedang menyiapkan beberapa bibit cabe yang akan segera ditanamnya.

Tadi malam hujan labek (deras), ado beberapa bibit nan rusak dan ikan hanyuik (hanyut), katanya, sewaktu ditanya sedang kerja apa pagi ini. Tadi malam dan bahkan sejak sore kemarin didaerah Koto Lalang dilanda hujan yang cukup deras, dan ternyata beberapa ikan yang dipelihara ibu inipun ada yang hanyut dibawa derasnya air hujan.

Sambil menata ulang beberapa bibit cabe dan cerita-cerita tentang kehidupan sehari2nya, beliau dirumah hanya tinggal bertiga, dengan seorang suami (yang sedang sakit2an) dan seorang anak, untuk makan harian beliau mendapat bantuan dari pemerintah program PKH. Saat ini, beliau menjadi tulang punggung di rumah tersebut, biasanya diajak untuk bertanam padi, membantu-bantu kerja di sawah orang guna mencukupi kebutuhan hariannya.

“Hari ini, bareh (beras) sudah mau habis, bantuan dari pemerintah sudah hampir 3 bulan belum turun” ujarnya lirih.

Lalu, saya coba lihat2 kondisi rumahnya, yang ternyata rumah inipun dia sewa. Rumah yang menurut kita “tidak layak” untuk ibu2 seumurannya. Berdinding papan, dan ditambal disana sini serta dibeberapa bagian sudah bocor. Katanya, sudah ada rumah yang disiapkan untuk dia, namun belum bisa ditempati.

Melihat kondisi keluarga ini sepintas, sedih rasanya dan ingin membantu. Namun, ibu ini terlihat tegar dan tabah. Sewaktu ditanya, kalau ada bantuan, kira2 ibu mau dibantu apa ? dia jawab, ibu mau beternak ayam, pengin 5 ekor ayam betina dan 1 ayam pejantannya, saat ini ada beberapa ayam di belakang rumah katanya. Sungguh jawaban sederhana, yang tidak muluk-muluk keluar dari hatinya.

Menutup pembicaraan, saya tanya, “Bapak sholat kan bu?”. Lai pak ujarnya.

Tetap semangat ya buk, selalu sehat dan semoga kita diberi kelancaran reski dan berkah, Aamiinn yra.

Koto Lalang, 29 September 2021
Yuhefizar

IAII Sumatera Barat


Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) adalah organisasi profesi yang bertujuan meningkatkan kualitas teknologi informasi di Indonesia, melindungi masyarakat dari praktek buruk layanan ahli informatika, meningkatkan kemakmuran, martabat, kehormatan, dan peran ahli informatika Indonesia dalam rangka mencapai tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Profil IAII