Siti Hadjir: Srikandi dari Lubuk Jantan
Menelusuri Jejak Perempuan Minangkabau dalam Perlawanan Belasting 1908
Buku ini mencoba menuturkan kembali perjalanan itu: dari Talang ke Buo, dari Buo ke Padang, dan dari Padang kembali ke Lubuk Jantan. Panel-panel di makam menjadi pintu masuknya. Belakangan, saya mendapatkan naskah lengkap skripsi Hanna (2013), yang ternyata menjadi sumber dari uraian panel-panel itu. Keduanya saya baca berdampingan dengan buku Ken Young (1994), tulisan Brooshooft yang terbit pada 1908, kajian Christine Dobbin, serta narasi yang dirawat Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
- PenulisYuhefizar
- Tahun2026
- Dibaca dan diunduh3 kali
- Jumlah halaman66
Dari tulisan ke buku
Buku ini berawal dari 1 tulisan
Bab-babnya tumbuh dari catatan yang lebih dulu terbit di sini. Baca versi awalnya: