Jurusan Teknologi Informasi Perkuat Persiapan Semester Genap 2025/2026 melalui Rapat Koordinasi Awal

PADANG — Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar Rapat Koordinasi Awal sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 13.30 hingga 15.30 WIB, dan diikuti oleh seluruh staf pengajar serta tenaga kependidikan Jurusan Teknologi Informasi, baik yang bertugas di kampus utama maupun kampus PSDKU Tanah Datar, Solok Selatan, dan Pelalawan.

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas lokasi, serta memastikan kesiapan akademik dan nonakademik jurusan menjelang dimulainya semester genap. Kehadiran seluruh unsur jurusan mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di lingkungan Politeknik Negeri Padang.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda penting terkait pelaksanaan pembelajaran, mulai dari kesiapan dosen pengampu mata kuliah, penjadwalan perkuliahan, hingga sinkronisasi proses akademik antara kampus utama dan PSDKU agar pelaksanaan perkuliahan berjalan seragam dan terkoordinasi.

Selain aspek pembelajaran, rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium, ruang kelas, serta fasilitas pembelajaran lainnya. Jurusan berkomitmen memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi siap pakai sebelum perkuliahan Semester Genap 2025/2026 dimulai.

Ketua Jurusan Teknologi Informasi, Dr. Yuhefizar, dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi awal ini tidak hanya berfokus pada kesiapan administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas akademik dan atmosfer ilmiah di lingkungan jurusan.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh elemen jurusan memiliki visi yang sama dalam menyambut semester baru. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, kita optimistis proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujar Yuhefizar.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, muncul sejumlah ide dan program baru yang akan diimplementasikan pada Semester Genap 2025/2026. Salah satu poin utama yang disepakati adalah kewajiban seluruh dosen untuk menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan kontrak kuliah secara lengkap sebelum perkuliahan dimulai.

Selain itu, jurusan juga akan memberlakukan penggunaan Jurnal Perkuliahan sebagai instrumen pemantauan progres perkuliahan. Melalui jurnal ini, dosen dapat mencatat keterlaksanaan materi, kehadiran, serta capaian pembelajaran secara berkala, sehingga evaluasi proses belajar mengajar dapat dilakukan lebih terukur dan sistematis.

Rapat juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat peran Penasehat Akademik (PA) dalam mendukung kesuksesan studi mahasiswa. Ketua Jurusan menegaskan bahwa PA memiliki peran strategis dalam membimbing, memantau, dan memberikan arahan akademik kepada mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di kampus.

“Keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh proses perkuliahan di kelas, tetapi juga oleh pendampingan akademik yang konsisten. Peran Penasehat Akademik sangat penting, dan ke depan jurusan akan menyiapkan buku Penasehat Akademik sebagai panduan dalam menjalankan tugas tersebut,” jelas Yuhefizar.

Sebagai upaya memperkuat atmosfer akademik dan budaya ilmiah, rapat koordinasi ini juga merumuskan rencana penyelenggaraan sharing session dosen untuk dosen dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum berbagi praktik baik, pengalaman penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pembelajaran.

Tidak hanya itu, Jurusan Teknologi Informasi juga mendorong keterlibatan aktif dosen sebagai narasumber dalam berbagai webinar akademik yang diselenggarakan oleh jurusan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas keilmuan dosen sekaligus menghidupkan nuansa akademik di lingkungan jurusan.

“Melalui sharing session dan keterlibatan dosen sebagai narasumber webinar, kita ingin membangun kultur akademik yang lebih hidup, dinamis, dan kolaboratif. Jurusan akan memfasilitasi dan mendukung penuh inisiatif-inisiatif akademik tersebut,” tambah Yuhefizar.

Pelaksanaan rapat koordinasi secara daring dinilai efektif dalam menjangkau seluruh civitas jurusan lintas lokasi, sehingga partisipasi dan kontribusi dari kampus PSDKU dapat terakomodasi secara optimal.

Dengan berbagai kesepakatan dan program yang dirumuskan, Jurusan Teknologi Informasi optimistis dapat menyelenggarakan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan kesiapan yang lebih baik, terstruktur, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik.

Rapat koordinasi awal ini menegaskan komitmen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi institusi dalam mencetak lulusan vokasi yang profesional dan kompeten.

IAII Sumatera Barat


Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) adalah organisasi profesi yang bertujuan meningkatkan kualitas teknologi informasi di Indonesia, melindungi masyarakat dari praktek buruk layanan ahli informatika, meningkatkan kemakmuran, martabat, kehormatan, dan peran ahli informatika Indonesia dalam rangka mencapai tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Profil IAII

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*